TMMD Ke-129 Sampang Satukan Langkah dari Desa, Satgas Plester Dinding RTLH Milik Pak Hasan

Sampang – Semangat kebersamaan terus mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Sampang. Satgas TMMD yang dikoordinatori Peltu Jasuli bersama personel satgas melanjutkan pengerjaan sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Hasan di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.(18/7/26)

Memasuki tahap plester dinding, proses pembangunan berlangsung dengan penuh semangat. Tidak hanya personel Satgas TMMD, warga sekitar juga turut bergotong royong membantu agar pekerjaan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

BACA JUGA  Babinsa Koramil Banyuates Berdayakan Petani Desa Jatra Lewat Komsos Inovatif

Peltu Jasuli mengatakan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa akan lebih cepat terwujud apabila dikerjakan bersama.

Antusiasme warga Desa Panyepen terlihat dari keterlibatan mereka dalam setiap tahapan pekerjaan. Mereka bahu-membahu bersama Satgas TMMD, mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Babinsa Menjadi Sahabat Sawah: Serka Moh Lutfiyono Dampingi Petani di Prajjan

Melalui program TMMD ke-129 dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, TNI tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat. Kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga diwujudkan melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni, sehingga diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi penerimanya.

BACA JUGA  Tangan TNI di Ladang: Babinsa Torjun Bantu Panen Jagung Bersama Petani Dusun Masaran

Semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan warga menjadi cerminan bahwa membangun negeri dimulai dari desa, dengan mengedepankan gotong royong, kepedulian, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.