Sampang – Kodim 0828/Sampang, TNI Angkatan Darat resmi memulai Karya Bhakti Skala Besar Tahun 2026 di wilayah Pulau Madura melalui upacara pembukaan yang digelar di Alun-alun Kabupaten Bangkalan, Senin (6/7/26). Upacara dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forkopimda, para bupati se-Madura, pejabat TNI-Polri, serta sekitar 500 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, santri, dan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program terpadu yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura. Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa Karya Bhakti TNI AD merupakan implementasi tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Program yang dijalankan tidak hanya menyasar pembangunan fisik berupa jembatan, sumur bor, rumah ibadah, rumah tidak layak huni, sekolah, dan panti asuhan, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti bakti kesehatan, donor darah, operasi katarak, khitan massal, penanaman pohon, hingga pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pemasangan peta Pulau Madura ke peta Indonesia sebagai simbol dimulainya pelaksanaan karya bhakti. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan posko pelayanan, pemberangkatan karnaval, serta berbagai kegiatan sosial yang akan berlangsung di empat kabupaten di Pulau Madura. Pelaksanaan program tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, air bersih, dan sarana peribadatan.
Dandim 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T, mengatakan pihaknya siap mengoptimalkan seluruh personel dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun seluruh komponen masyarakat untuk memastikan pelaksanaan karya bhakti berjalan sesuai sasaran. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Madura khususnya di Sampang.
“Karya Bhakti Skala Besar ini menjadi momentum memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kodim Sampang akan mengawal seluruh program agar terlaksana secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Madura dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah,” ujar Letkol Dika. Ia menambahkan, sinergi seluruh elemen menjadi kunci agar setiap program mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.