Sigap di Tengah Kobaran Api, Babinsa Ketapang dan Damkar Padamkan Kebakaran di Ketapang

Ketapang — Kepedulian dan kesigapan Babinsa kembali terlihat saat terjadi kebakaran rumah milik Rusman (35), warga Dusun Kembang Barat, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Babinsa Koramil 0828/07 Ketapang, Kopka Yusuf, segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran. Saat tiba di lokasi, sebagian api telah berhasil dipadamkan oleh warga, namun proses pembasahan masih diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.

Kebakaran diduga berawal dari percikan akibat korsleting listrik yang kemudian menyambar tumpukan kardus di depan rumah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Melihat api mulai membesar, warga sekitar segera bergotong royong memberikan pertolongan dan menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sampang.

BACA JUGA  Sentuhan Warna, Hadirkan Harapan: Babinsa Sreseh Dampingi Tahap Pengecatan Rutilahu

Satu unit Damkar kemudian tiba di lokasi dan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas serta warga melaksanakan penyiraman dan pembasahan pada area terdampak. Kobaran api yang sempat membesar akibat tiupan angin kencang akhirnya berhasil dikendalikan.

Kopka Yusuf mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab untuk membantu warga, terutama ketika menghadapi situasi darurat.

BACA JUGA  Peluh yang Membaur: Satgas TMMD & Warga Batu Karang Bahu-Membahu Untuk ibu Harifah

“Yang terpenting adalah keselamatan warga. Kami bersama Damkar, Bhabinkamtibmas dan masyarakat berupaya agar api segera terkendali dan tidak kembali menyala,” ujarnya.

Berkat kerja sama dan gotong royong seluruh pihak, proses pemadaman dan pembasahan berlangsung aman dan lancar. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

BACA JUGA  Komsos Babinsa Pangarengan: Membangun Kedekatan dan Keamanan di Desa Apa’an

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik dan tidak meninggalkan sumber yang berpotensi menimbulkan kebakaran tanpa pengawasan. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan dalam menghadapi setiap situasi di wilayah binaan.