Dari Daun Pandan Menjadi Harapan, Babinsa Hadir Menyapa dan Menguatkan Warga Kedungdung

Sampang – Kedekatan Babinsa dengan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang berlangsung hangat di Desa Batoporo Barat, Dusun Sloros, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Babinsa Koramil 0828/10 Kedungdung, Peltu Imam bersama anggota, melaksanakan Komsos sekaligus melihat secara langsung proses pembuatan tikar pandan yang dikerjakan oleh warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Peltu Imam menyempatkan diri berbincang dengan warga dan mengamati setiap tahapan pembuatan tikar pandan, mulai dari pengolahan bahan hingga menjadi kerajinan yang siap digunakan. Kehadiran Babinsa menjadi ruang untuk saling berbagi cerita sekaligus memberikan semangat kepada warga agar terus mempertahankan keterampilan dan kreativitas yang dimiliki.

BACA JUGA  Babinsa Serda Ridho Bersama Warga Desa Bringin Nonggal dengan Program Rutilahu

Peltu Imam menyampaikan bahwa kegiatan Komsos bukan hanya untuk menjaga komunikasi dan silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap aktivitas serta potensi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Setiap keterampilan warga memiliki nilai dan potensi. Kami memberikan semangat agar masyarakat terus berkarya, mengembangkan kreativitas, dan menjaga keterampilan yang telah diwariskan,” ujarnya.

BACA JUGA  Babinsa Koramil 0828/12 Robatal Pererat Kebersamaan Lewat Silaturahmi di Desa Tragih

Menurutnya, kerajinan tikar pandan merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang patut dijaga. Dengan ketekunan dan kreativitas, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, warga menyambut positif kehadiran Babinsa yang turut memberikan motivasi. Suasana sederhana di tengah aktivitas pembuatan tikar pandan tersebut menjadi gambaran kedekatan TNI dengan masyarakat.

BACA JUGA  Hangatnya Lebaran di Desa Batukarang: Sentuhan Silaturahmi Babinsa Serda Sumarno

Melalui Komsos, Babinsa Koramil 0828/10 Kedungdung terus berupaya hadir di tengah warga, mendengar, menyapa dan memberikan motivasi. Dari tangan-tangan terampil warga, tumbuh karya; dari kepedulian bersama, tumbuh harapan untuk kehidupan yang lebih baik.