Sampang – Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81 Tahun 2026, Kodim 0828/Sampang menggelar kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI dalam memperkuat pembinaan teritorial (Binter) sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Penanaman mangrove dilaksanakan secara gotong royong bersama unsur Forkopincam, Tagana, serta masyarakat sekitar.
Suasana kebersamaan terlihat saat para peserta turun langsung ke kawasan pesisir untuk menanam bibit mangrove. Dengan tangan bersentuhan langsung dengan tanah dan bibit tanaman, kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi penghijauan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, membantu melindungi garis pantai dari abrasi, serta menjadi habitat berbagai biota laut. Karena itu, keberadaan dan keberlanjutan kawasan mangrove perlu dijaga melalui kepedulian serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0828/Sampang menunjukkan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan kewilayahan, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Keterlibatan Forkopincam, Tagana dan masyarakat menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan dapat terus dipelihara sehingga kawasan pesisir Taddan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T, menekankan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus sarana memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan pesisir. Ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat serta wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Kegiatan penanaman mangrove tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Lebih dari sekadar menanam bibit, kegiatan ini menjadi pesan sederhana bahwa menjaga alam dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
TNI hadir, rakyat bergerak, alam terjaga.