Satgas TMMD Sampang Bersama Warga Tanam Ratusan Pohon di Lahan Produktif

SAMPANG – Semangat membangun negeri tidak selalu diwujudkan melalui pembangunan fisik. Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, Satgas TMMD ke-129 bersama masyarakat melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penanaman ratusan pohon keras di lahan produktif milik warga, yakni Pak Jumali, di sekitar Posko TMMD Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.(8/8/26)

Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa membangun desa bukan hanya tentang memperbaiki jalan atau fasilitas umum, tetapi juga menjaga lingkungan agar tetap hijau, produktif, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

BACA JUGA  Sinergi di Pasar Camplong: Babinsa dan Polsek Hadir Mengurai Kemacetan, Kepedulian Kelancaran Aktivitas Warga

Di tengah kegiatan, Pak Jumali, salah satu warga yang juga berprofesi sebagai petani, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Satgas TMMD terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pohon yang ditanam sekarang mudah-mudahan nantinya bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Selain membuat lahan lebih hijau, kami juga berharap bisa menjadi bagian dari menjaga lingkungan untuk anak cucu kita,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD di Desa Panyepen tidak hanya membawa pembangunan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap potensi lingkungan yang ada di sekitar mereka.

Sementara itu, Babinsa Kodim 0828/Sampang, Sertu Edi Samsi, mengatakan bahwa penanaman pohon keras merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengoptimalkan lahan yang tersedia.

BACA JUGA  Babinsa Sertu Miran Tinjau Penanaman Jagung di Desa Bringin Kecamatan Tambelangan

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang sudah ditanam. Jangan sampai kegiatan berhenti hanya pada penanaman, tetapi harus dilanjutkan dengan pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“TMMD hadir bukan hanya untuk membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun kesadaran dan kebersamaan. Ketika TNI dan masyarakat bergandengan tangan, banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk kemajuan desa,” tambahnya.

BACA JUGA  Personel Kodim Sampang Semarakkan Penutupan Turnamen Karate Piala Panglima TNI di Surabaya

Penanaman ratusan pohon keras di lahan produktif warga tersebut pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Personel Satgas dan masyarakat saling bahu-membahu menanam serta menata pohon di lahan yang telah disiapkan.

Bagi warga Panyepen, setiap pohon yang ditanam hari itu bukan sekadar tanaman baru di atas tanah. Ada harapan yang ikut tumbuh—harapan akan lingkungan yang lebih hijau, lahan yang tetap produktif, serta kehidupan masyarakat desa yang semakin baik.

Melalui TMMD ke-129, semangat “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” terus diwujudkan dengan menghadirkan TNI di tengah masyarakat, bekerja bersama, mendengar kebutuhan warga, dan menanam manfaat yang diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.