TMMD Sampang Bangun Kepedulian, Warga Panyepen Dibekali Ilmu Melindungi Perempuan dan Anak

SAMPANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, Satgas TMMD kembali menghadirkan edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(6/8/26)

Bertempat di Posko TMMD Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Kamis, kegiatan sosialisasi perlindungan perempuan dan anak digelar bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) Provinsi Jawa Timur serta Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang. Kegiatan yang diikuti sekitar 35 warga tersebut dipimpin oleh penanggung jawab kegiatan, Serma Aditya Romadona, Bati Bhakti Sterdim 0828/Sampang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid PPA Provinsi Jawa Timur Ibu Sovi Puspitasari, Kanit PPA Polres Sampang Ipda Poundra Dinar, Kepala UPTD PPA Kabupaten Sampang Ibu Evi Alfisahrah, Kabid PPA Kabupaten Sampang Ibu Masruhah, Penjabat Kepala Desa Panyepen Abdullah, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.

BACA JUGA  Babinsa Robatal Aktif Komsos, Perkuat Keamanan Lingkungan Siang Hari di Desa Sawah Tengah

Dalam paparannya, Ibu Sovi Puspitasari menjelaskan bahwa KPPA hadir untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada perempuan serta anak yang menjadi korban kekerasan. Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan berbagai bentuk kekerasan, seperti KDRT, penelantaran, kekerasan seksual maupun perundungan (bullying), sehingga korban dapat memperoleh pendampingan psikologis maupun bantuan hukum secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam keluarga, memberikan pendidikan agama sejak dini, mengawasi penggunaan telepon genggam dan media sosial anak, serta mengenalkan batasan terhadap bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain sebagai langkah pencegahan kekerasan seksual.

BACA JUGA  Babinsa Koramil Sampang Bersama Poktan Galakkan Penyemprotan Hama Padi untuk Tingkatkan Hasil Panen

Sementara itu, Serma Aditya Romadona menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang hadir dan berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Pada kesempatan yang sama, Kanit PPA Polres Sampang, Ipda Poundra Dinar, mengingatkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa sebagian besar kasus justru dilakukan oleh orang-orang terdekat korban, sehingga keluarga harus menjadi benteng pertama dalam memberikan perlindungan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan atau mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak agar dapat segera ditangani oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, pelaporan sejak dini sangat penting agar proses penanganan dapat berjalan maksimal serta barang bukti tetap terjaga.

BACA JUGA  Gotong Royong Penuh Kepedulian, Babinsa Pangarengan Hadir Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang disambut antusias warga. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan door prize kepada peserta yang aktif mengajukan pertanyaan.

Melalui kegiatan pembangunan nonfisik ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta berani melapor apabila menemukan tindak kekerasan di lingkungan sekitar.

Program TMMD ke-129 membuktikan bahwa membangun desa bukan hanya menghadirkan jalan, fasilitas umum, dan infrastruktur lainnya, tetapi juga membangun kesadaran, kepedulian, serta karakter masyarakat demi terwujudnya desa yang aman, sehat, dan sejahtera.